BESS Minimal Invasif: Solusi Modern Atasi Nyeri Punggung Bawah karena Saraf Kejepit

13 Maret 2026 3 min read

Oleh: dr. Dimas Rahman Setiawan, Sp.BS, MARS, FTB, FINSS

nyeri punggung bawah

Nyeri punggung bawah merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami masyarakat. Pada sebagian orang, nyeri ini bisa terasa ringan dan hilang dengan istirahat. Namun, pada kondisi tertentu, nyeri punggung bawah bisa menetap, menjalar ke kaki, hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu penyebab yang sering terjadi adalah saraf kejepit pada tulang belakang.

Apa Itu Saraf Kejepit pada Punggung Bawah?

Saraf kejepit terjadi ketika saraf tulang belakang tertekan oleh jaringan di sekitarnya, seperti bantalan tulang, tulang, atau ligamen. Kondisi ini sering terjadi di area punggung bawah dan dapat disebabkan oleh:

  • Penonjolan atau herniasi bantalan tulang belakang
  • Penyempitan saluran saraf
  • Perubahan degeneratif akibat proses penuaan
  • Cedera atau aktivitas fisik berlebihan

Gejala Saraf Kejepit yang Perlu Diwaspadai

  • Nyeri punggung bawah yang menetap
  • Nyeri menjalar ke bokong, paha, hingga kaki
  • Kesemutan atau rasa baal pada tungkai
  • Kelemahan otot kaki
  • Nyeri bertambah saat duduk lama, berdiri, atau berjalan

Mengenal BESS (Biportal Endoscopic Spine Surgery)

BESS adalah teknik bedah tulang belakang minimal invasif yang menggunakan dua sayatan kecil (biportal) dan bantuan kamera endoskopi. Melalui sayatan ini, dokter dapat melihat area saraf yang terjepit secara jelas dan melepaskan tekanan dengan presisi tinggi.

Pendekatan ini memungkinkan tindakan dilakukan dengan trauma jaringan yang minimal dibandingkan operasi terbuka konvensional.

Keunggulan BESS sebagai Tindakan Minimal Invasif

  • Sayatan kecil sehingga luka operasi lebih minimal
  • Kerusakan jaringan otot lebih sedikit
  • Risiko perdarahan lebih rendah
  • Nyeri pascaoperasi relatif lebih ringan
  • Masa pemulihan lebih cepat
  • Pasien dapat kembali beraktivitas lebih dini.

Pemulihan Setelah Tindakan BESS

Setelah menjalani BESS, pasien biasanya dapat mulai bergerak lebih cepat dibandingkan operasi terbuka. Lama rawat inap relatif singkat, dan pasien akan mendapatkan panduan aktivitas serta rehabilitasi sesuai kondisi masing-masing.

Kontrol rutin tetap diperlukan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Nyeri punggung bawah akibat saraf kejepit dapat sangat mengganggu kualitas hidup. Dengan berkembangnya teknologi medis, BESS minimal invasif hadir sebagai solusi modern yang efektif, aman, dan mendukung pemulihan lebih cepat. Konsultasi dengan dokter spesialis sangat penting untuk menentukan pilihan penanganan yang paling sesuai dengan kondisi pasien.


FAQ

Apakah BESS termasuk operasi besar?
Tidak. BESS termasuk tindakan minimal invasif karena sayatan kecil, kerusakan jaringan minimal, dan proses pemulihan yang lebih cepat dibandingkan operasi terbuka.

Berapa lama waktu pemulihan setelah BESS?
Waktu pemulihan relatif lebih cepat. Sebagian pasien sudah dapat bergerak dan beraktivitas ringan dalam waktu singkat, tergantung kondisi dan evaluasi dokter.

Apakah nyeri akan langsung hilang setelah tindakan BESS?
Keluhan nyeri umumnya berkurang secara signifikan setelah saraf yang terjepit dilepaskan. Namun, proses pemulihan tetap membutuhkan waktu dan kepatuhan terhadap anjuran dokter.

 

Hubungi Kami

Untuk informasi & buat janji temu Dokter

dr. Dimas Rahman Setiawan, Sp.BS, FINSS
Bedah Saraf Lihat jadwal
Loading data...