+62 811-1300-9840
Rasa Begah dan Keluhan GERD Setelah Makan Besar
Oleh: dr. Sin Hariyanto Budiarta, Sp.PD-KGEH

Perayaan Imlek identik dengan kebersamaan keluarga dan hidangan istimewa. Namun, setelah mengonsumsi makanan dalam jumlah besar, sebagian orang dapat mengalami keluhan berupa rasa penuh di perut (begah), mual, atau sensasi panas di dada. Keluhan ini dapat disebabkan oleh kekenyangan biasa, gangguan lambung (maag), maupun kekambuhan penyakit refluks gastroesofageal (GERD). Oleh karena itu, penting untuk mengenali perbedaannya agar dapat mengambil langkah penanganan yang tepat.
Perbedaan Begah, Maag, dan GERD
Begah
- Perut terasa penuh atau sesak, sering disertai sendawa
- Umumnya terjadi setelah makan terlalu banyak atau terlalu cepat
- Keluhan biasanya membaik setelah beristirahat atau berjalan ringan
Maag (Dispepsia)
- Nyeri atau rasa perih di ulu hati, mual, cepat kenyang, dan kembung
- Sering dipicu oleh keterlambatan makan, stres, konsumsi kopi, serta makanan pedas atau asam
GERD
- Rasa panas atau terbakar di dada (heartburn)
- Isi atau asam lambung terasa naik ke tenggorokan, mulut pahit, atau batuk terutama malam hari
- Keluhan dapat memburuk saat berbaring setelah makan
Apabila rasa begah disertai panas di dada dan sensasi asam naik, keluhan tersebut lebih mengarah pada GERD dibandingkan kekenyangan biasa.
Mengapa Makan Besar Saat Imlek Mudah Memicu Keluhan?
Konsumsi makanan dalam porsi besar secara sekaligus membuat lambung bekerja lebih berat. Risiko keluhan meningkat apabila jenis makanannya didominasi oleh:
- Makanan berlemak atau gorengan yang lebih lama dicerna
- Makanan pedas atau asam
- Minuman bersoda dan kopi
- Kebiasaan makan terlalu cepat sambil berbicara
- Kebiasaan langsung berbaring setelah makan
Selain itu, faktor pendukung selama masa liburan seperti kurang tidur, stres, dan jadwal makan yang tidak teratur juga berperan.
Pertolongan Awal yang Aman dalam 24 Jam Pertama
- Hentikan konsumsi makanan tambahan sementara dan beri jarak 2–3 jam sebelum makan kembali
- Lakukan berjalan ringan selama kurang lebih 10 menit
- Hindari posisi berbaring selama 2–3 jam setelah makan
- Pilih minuman yang ramah bagi lambung, seperti air hangat atau air suhu ruang
- Longgarkan pakaian yang menekan area perut
Bagi pasien yang telah mendapatkan obat rutin dari dokter, gunakan obat sesuai dengan aturan yang telah dianjurkan.
Kebiasaan yang Dapat Memperburuk Keluhan
- Mengonsumsi kembali makanan pedas atau berlemak di malam hari
- Tidur segera setelah makan
- Mengonsumsi minuman bersoda dengan tujuan meredakan sendawa
- Mengonsumsi makanan dalam porsi besar sekaligus
Tips Pencegahan Agar Tetap Nyaman Saat Imlek
- Mulai dengan porsi kecil dan tambahkan jika masih merasa lapar
- Makan secara perlahan dengan waktu ±15–20 menit
- Sertakan sayuran atau serat untuk membantu rasa kenyang lebih stabil
- Batasi konsumsi gorengan dan makanan berlemak
- Lakukan aktivitas ringan setelah makan
Kapan Harus Segera Mencari Pertolongan Medis?
- Nyeri dada hebat, menjalar, disertai sesak atau keringat dingin
- Muntah darah atau buang air besar berwarna hitam
- Kesulitan atau nyeri saat menelan
- Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
- Muntah terus-menerus atau tidak dapat makan dan minum
Konsultasi dengan Dokter Pencernaan
Konsultasi lanjutan dianjurkan apabila keluhan maag atau GERD sering kambuh, memerlukan obat secara terus-menerus, atau terdapat tanda bahaya. Evaluasi lebih lanjut, termasuk endoskopi, dapat dilakukan sesuai indikasi.
RS Premier Jatinegara menyediakan Digestive Centre dengan tim dokter konsultan gastroenterologi (Sp.PD-KGEH).
FAQ
Habis makan besar boleh rebahan?
Sebaiknya tidak. Tunggu 2–3 jam agar risiko asam lambung naik berkurang.
Minum apa saat begah/heartburn?
Pilih air hangat/suhu ruang. Hindari soda, kopi, teh kental dulu.
Kapan begah itu berbahaya??
Jika disertai nyeri dada hebat, sesak, muntah darah, BAB hitam, atau sulit menelan, segera periksa.
Hubungi Kami
Untuk informasi & buat janji temu Dokter
| Loading data... |
|---|


