+62 811-1300-9840
Sering Pegal di Bahu? Waspadai Frozen Shoulder
Oleh: dr. Titus Mabe Halomoan Simorangkir, Sp.OT

Sering merasa pegal atau kaku di area bahu, terutama saat bangun tidur atau mengangkat tangan? Banyak orang menganggap ini hanya kelelahan biasa. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda frozen shoulder yang perlu diwaspadai sejak dini.
Apa Itu Frozen Shoulder?
Frozen shoulder (adhesive capsulitis) adalah kondisi ketika jaringan di sekitar sendi bahu mengalami peradangan dan penebalan serta pengencangan kapsul sendi bahu, sehingga menyebabkan sendi menjadi kaku dan sulit digerakkan.
Kondisi ini biasanya berkembang secara bertahap dan dapat berlangsung dalam beberapa tahap, mulai dari nyeri ringan hingga keterbatasan gerak yang signifikan baik secara aktif maupun pasif.
Gejala Frozen Shoulder
Beberapa gejala yang sering muncul antara lain:
- Nyeri bahu yang muncul secara perlahan
- Bahu terasa kaku dan sulit digerakkan
- Sulit mengangkat tangan ke atas atau ke belakang
- Nyeri semakin terasa di malam hari
- Aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.
Penyebab dan Faktor Risiko
Penyebab pasti frozen shoulder belum sepenuhnya diketahui, namun ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko, seperti:
- Cedera atau trauma pada bahu
- Penyakit tertentu seperti diabetes, rematik, autoimun
- Lebih sering usia di atas 40 – 60 tahun, terutama pada wanita
- Kurangnya aktivitas fisik
- Terlalu lama tidak menggerakkan bahu, misalnya pasca operasi, stroke, parkinson
Tahapan Frozen Shoulder
Frozen shoulder umumnya berkembang dalam tiga tahap:
- Tahap Nyeri (Freezing Stage): Bahu mulai terasa nyeri dan gerakan mulai terbatas.
- Tahap Kaku (Frozen Stage): Nyeri bisa berkurang, namun bahu semakin kaku dan sulit digerakkan.
- Tahap Pemulihan (Thawing Stage): Gerakan bahu perlahan mulai membaik.
Cara Mengatasi Frozen Shoulder
Penanganan frozen shoulder bertujuan untuk mengurangi nyeri dan mengembalikan fungsi bahu. Beberapa cara yang dapat dilakukan:
- Terapi Fisik: Latihan peregangan dan fisioterapi untuk meningkatkan mobilitas bahu
- Obat Pereda Nyeri: Dokter dapat meresepkan obat untuk mengurangi peradangan dan nyeri.
- Kompres Hangat: Membantu meredakan kekakuan pada bahu.
- Tindakan Medis: Pada kasus tertentu dapat diperlukan tindakan seperti injeksi atau prosedur lainnya seperti manipulasi sendi dibawah anestesi sesuai rekomendasi dokter spesialis ortopedi.
Cara Mencegah Frozen Shoulder
Beberapa Langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kondisi ini:
- Rutin melakukan peregangan dan pergerakan bahu
- Tetap aktif bergerak, terutama setelah cedera
- Menjaga kesehatan tubuh yang baik
- Tidak mengabaikan nyeri bahu yang berlangsung lama
Pegal di bahu bukan selalu hal sepele, bisa jadi itu merupakan tanda frozen shoulder yang membutuhkan penanganan medis. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, kondisi ini dapat diatasi sehingga kualitas hidup tetap terjaga.
FAQ
Apakah pijat bisa menyembuhkan frozen shoulder?
Pijat dapat membantu meredakan nyeri ringan, namun tidak cukup untuk mengatasi kondisi secara menyeluruh.
Berapa lama frozen shoulder sembuh?
Proses penyembuhan bisa berlangsung beberapa bulan hingga lebih dari satu tahun, tergantung tingkat keparahan.
Siapa yang paling berisiko terkena frozen shoulder?
Orang berusia di atas 40 tahun, penderita diabetes, dan mereka yang jarang menggerakkan bahu memiliki risiko lebih tinggi.
Hubungi Kami
Untuk informasi & buat janji temu Dokter
dr. Titus Mabe Halomoan Simorangkir, Sp.OT
Bedah Tulang dan Traumatologi Lihat jadwal| Loading data... |
|---|


