+62 811-1300-9840
Nyeri Saat Buang Air Kecil, Waspadai Gangguan Saluran Kemih
Oleh: dr. Daniel Timbul Mauliate Simanjuntak, Sp.U

Nyeri saat buang air kecil sering dianggap sebagai keluhan ringan dan bisa sembuh sendiri. Namun jika keluhan ini muncul berulang atau berlangsung lama, kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya gangguan pada saluran kemih yang perlu diperhatikan.
Apa Itu Nyeri Saat Buang Air Kecil?
Nyeri saat buang air kecil adalah rasa tidak nyaman, perih, atau panas yang muncul ketika urine keluar. Keluhan ini dapat dialami oleh pria maupun wanita, dan sering disertai gejala lain seperti sering buang air kecil, urine keruh atau berbau menyengat, urine berdarah, serta rasa tidak tuntas setelah buang air kecil.
Penyebab Gangguan Saluran Kemih
Penyebab paling umum nyeri saat buang air kecil adalah infeksi saluran kemih (ISK). Selain itu, kondisi ini juga dapat disebabkan oleh batu saluran kemih, iritasi saluran kemih, pembesaran prostat pada pria, atau peradangan pada kandung kemih. Pada wanita, infeksi area kewanitaan juga dapat memicu keluhan serupa. Semua kondisi tersebut termasuk dalam masalah yang ditangani oleh layanan urologi.
Kapan Harus Waspada?
Segera periksakan diri ke dokter spesialis urologi jika nyeri saat buang air kecil disertai demam, nyeri pinggang, urine berdarah, nyeri perut bagian bawah, atau keluhan tidak membaik setelah beberapa hari. Pemeriksaan dini dapat membantu mencegah infeksi menyebar dan komplikasi yang lebih serius.
Pemeriksaan dan Penanganan
Dalam layanan urologi, dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui penyebab keluhan. Pemeriksaan dapat meliputi tes urine, USG saluran kemih, atau pemeriksaan penunjang lainnya sesuai kondisi pasien. Penanganan disesuaikan dengan penyebabnya, mulai dari pemberian obat hingga tindakan medis lanjutan bila diperlukan.
Nyeri saat buang air kecil bukan keluhan sepele dan bisa menjadi tanda gangguan serius pada saluran kemih. Dengan pemeriksaan dan penanganan yang tepat, masalah urologi dapat ditangani lebih efektif. Jika Anda mengalami keluhan ini, segera konsultasikan dengan dokter spesialis urologi untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan menyeluruh.
FAQ
Apakah infeksi saluran kemih harus ke dokter urologi?
Jika keluhan sering kambuh, berat, atau tidak membaik, pemeriksaan oleh dokter spesialis urologi sangat dianjurkan.
Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah gangguan saluran kemih?
Minum air putih yang cukup, tidak menahan buang air kecil, dan menjaga kebersihan area intim dapat membantu mencegah gangguan saluran kemih.
Hubungi Kami
Untuk informasi & buat janji temu Dokter
| Loading data... |
|---|


