+62 811-1300-9840
Sendi Lutut Bunyi ‘Krek’? Ini Penyebab dan Penanganannya
Oleh: dr. Damiarta, Sp.OT

Bunyi “krek” atau “kletek” pada lutut sering membuat khawatir. Banyak orang mengira kondisi ini selalu berbahaya atau menandakan kerusakan sendi. Padahal, tidak semua bunyi pada lutut menandakan penyakit serius. Namun, jika disertai nyeri atau keterbatasan gerak, kondisi ini perlu mendapat perhatian medis.
Apa Itu Bunyi “Krek” pada Sendi Lutut?
Bunyi “krek” pada lutut dalam istilah medis dikenal sebagai crepitus, yaitu suara yang muncul saat sendi digerakkan, seperti ketika berjalan, jongkok, atau naik tangga. Bunyi ini bisa terjadi tanpa rasa sakit, namun juga bisa disertai nyeri, kaku, atau bengkak, tergantung penyebabnya.
Penyebab Sendi Lutut Mengeluarkan Bunyi
- Gelembung Gas di Cairan Sendi
Sendi lutut memiliki cairan pelumas (cairan sinovial). Saat lutut bergerak, gelembung gas kecil dapat pecah dan menimbulkan bunyi, umumnya tidak berbahaya dan tidak disertai nyeri - Gesekan Tulang dan Tulang Rawan
Penipisan atau kerusakan tulang rawan menyebabkan permukaan sendi tidak lagi halus, sehingga menimbulkan bunyi saat digerakkan. - Osteoarthritis (Pengapuran Sendi)
Merupakan penyebab tersering pada usia di atas 40 tahun.
• Bunyi lutut
• Nyeri saat berjalan
• Kaku di pagi hari
• Lutut terasa tidak stabil - Cedera Lutut
Cedera ligamen, meniskus, atau tulang rawan akibat olahraga atau jatuh dapat menyebabkan bunyi pada lutut, terutama saat bergerak. - Otot dan Ligamen Kaku
Kurang aktivitas fisik atau postur tubuh yang salah dapat membuat otot sekitar lutut kaku dan memicu bunyi saat sendi digerakkan.
Kapan Bunyi Lutut Perlu Diwaspadai?
Segera konsultasikan ke dokter jika bunyi lutut disertai:
- Nyeri yang menetap
- Pembengkakan
- Lutut terasa terkunci atau sulit diluruskan
- Keterbatasan berjalan
- Bunyi muncul setelah cedera
Penanganan Sendi Lutut Bunyi “Krek”
1. Penanganan Non-Operatif
Pada kondisi ringan hingga sedang:
- Istirahat dan modifikasi aktivitas
- Obat pereda nyeri dan anti-inflamasi
- Fisioterapi untuk memperkuat otot sekitar lutut
- Menjaga berat badan ideal
- Latihan peregangan dan penguatan lutut
2. Penanganan Operatif
Tindakan operasi dipertimbangkan bila:
- Nyeri berat dan menetap
- Gangguan aktivitas harian
- Kerusakan sendi atau tulang rawan berat
Jenis tindakan akan disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan kondisi.
Cara Mencegah Bunyi dan Nyeri Lutut
- Rutin berolahraga ringan (jalan kaki, berenang)
- Pemanasan sebelum aktivitas fisik
- Menjaga berat badan ideal
- Menghindari duduk atau jongkok terlalu lama
- Menggunakan alas kaki yang nyaman
Bunyi “krek” pada sendi lutut tidak selalu berbahaya, namun bisa menjadi tanda gangguan sendi bila disertai nyeri atau keterbatasan gerak. Pemeriksaan sejak dini membantu mencegah kondisi semakin memburuk dan menjaga kualitas hidup tetap optimal.
FAQ
Apakah bunyi lutut selalu menandakan pengapuran?
Tidak. Bunyi lutut bisa normal, terutama jika tidak disertai nyeri.
Apakah bunyi lutut bisa sembuh tanpa operasi?
Bisa. Banyak kasus membaik dengan fisioterapi, olahraga teratur, dan perubahan gaya hidup.
Apakah olahraga aman jika lutut sering bunyi?
Aman, selama tidak menimbulkan nyeri. Pilih olahraga low-impact seperti berenang atau bersepeda.
Hubungi Kami
Untuk informasi & buat janji temu Dokter
| Loading data... |
|---|


