+62 811-1300-9840
Betis Lebih dari Sekadar Penopang Tubuh, Otot Betis Merupakan Jantung Kedua
Oleh: dr. Ihza Fachriza, Sp.B, Subsp.BVE(K)

Saat berbicara tentang sistem peredaran darah, perhatian kita hampir selalu tertuju pada jantung. Namun, tahukah Anda bahwa ada bagian tubuh lain yang memiliki peran penting dalam membantu kerja jantung, terutama untuk sirkulasi darah dari kaki ke atas? Bagian tersebut adalah otot betis, yang kerap dijuluki sebagai “jantung kedua” manusia.
Mengapa Otot Betis Disebut Jantung Kedua?
Darah yang mengalir ke kaki harus kembali ke jantung dengan melawan gaya gravitasi, terutama saat tubuh berada dalam posisi berdiri atau duduk tegak. Berbeda dengan pembuluh darah arteri yang menerima dorongan langsung dari pompa jantung, pembuluh darah vena tidak memiliki tekanan sebesar itu sehingga membutuhkan bantuan mekanisme lain agar aliran darah tetap lancar. Pada kondisi inilah otot betis memainkan peran kunci dalam membantu mengalirkan darah dari tungkai bawah kembali ke jantung.
Tantangan Aliran Darah dari Kaki ke Jantung
Tubuh bagian bawah merupakan area yang paling jauh dari jantung. Akibatnya, darah vena di kaki lebih mudah tertahan dan mengalir lambat, terutama bila seseorang:
- Jarang bergerak
- Duduk atau berdiri terlalu lama
- Memiliki kekuatan otot betis yang lemah
Tanpa bantuan tambahan, darah dapat menumpuk di pembuluh darah kaki dan mengganggu sirkulasi secara keseluruhan.
Mekanisme Pompa Betis (Calf Muscle Pump)
Setiap kali Anda berjalan, berlari, menaiki tangga, atau sekadar berdiri jinjit, otot-otot betis akan berkontraksi dan mengendur secara bergantian. Gerakan ini menciptakan efek seperti pompa mekanis:
- Kontraksi otot betis menekan pembuluh darah vena di sekitarnya
- Darah terdorong naik menuju jantung
- Katup vena satu arah mencegah darah mengalir kembali kebawah
Sistem ini bekerja otomatis, terus-menerus, dan sangat efektif selama kita aktif bergerak.
Apa yang Terjadi Jika Otot Betis Jarang Digunakan?
Gaya hidup sedentari, duduk terlalu lama, atau jarang bergerak dapat membuat fungsi pompa otot betis melemah. Akibatnya berbagai masalah kesehatan bisa muncul seperti:
- Kaki mudah pegal dan berat
- Pembengkakan pada pergelangan kaki
- Varises
- Gangguan sirkulasi darah
- Meningkatnya risiko penggumpalan darah (Deep Vein Thrombosis)
Risiko ini lebih tinggi pada pekerja kantoran, lansia, penderita diabetes, dan pasien pascaoperasi.
Cara Menjaga Otot Betis Tetap Sehat
Kabar baiknya, menjaga kesehatan “jantung kedua” ini cukup sederhana:
- Rutin bergerak: Berjalan kaki 30 menit per hari sudah sangat membantu kerja otot betis
- Lakukan latihan betis: Gerakan sederhana seperti berjinjit dapat mengaktifkan pompa vena secara optimal
- Hindari duduk terlalu lama: Jika harus duduk lama lakukan peregangan kaki setiap 1 jam
- Jaga berat badan ideal: Berat badan berlebih memberi tekanan ekstra pada pembuluh darah kaki
- Perhatikan kondisi medis: Penderita penyakit jantung, diabetes, atau pembuluh darah perlu kontrol rutin
Jaga Jantung Pertama, Rawat Jantung Kedua
Kesehatan jantung tidak hanya bergantung pada organ di dada, tetapi juga pada otot betis yang bekerja tanpa disadari setiap hari. Dengan menjaga aktivitas dan kesehatan kaki, Anda turut membantu jantung bekerja lebih ringan.
RS Premier Jatinegara siap mendampingi Anda dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah secara menyeluruh dari langkah pertama hingga kualitas hidup yang lebih baik.
FAQ Singkat
Apakah semua orang memiliki fungsi jantung kedua yang sama?
Tidak. Fungsi ini dipengaruhi oleh tingkat aktivitas fisik, usia, kondisi pembuluh darah, dan penyakit tertentu seperti diabetes atau gangguan jantung.
Apakah berjalan kaki cukup untuk menjaga kesehatan otot betis?
Ya. Berjalan kaki secara rutin dapat membantu mengaktifkan otot betis dan melancarkan sirkulasi darah.
Apakah otot betis merupakan jantung kedua?
Betis itu bukan cuma otot untuk jalan. Di dalam dunia kardiologi & phlebology, betis disebut “Second Heart” pompa yang membantu mengalirkan darah balik ke jantung, melawan gravitasi.
Hubungi Kami
Untuk informasi & buat janji temu Dokter
dr. Ihza Fachriza, Sp.B, SubSp.BVE(K)
Bedah Vaskuler dan Endovaskular Lihat jadwal| Loading data... |
|---|


