+62 811-1300-9840
Varises: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan yang Tepat
Oleh: Dr. dr. Raden Suhartono, Sp.B, Subsp.BVE(K)

Varises adalah kondisi ketika pembuluh darah vena melebar dan tampak menonjol di permukaan kulit. Kondisi ini paling sering terjadi pada kaki dan kerap dianggap hanya sebagai masalah penampilan. Padahal varises dapat menimbulkan berbagai keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak ditangani dengan baik. Varises dapat dialami oleh siapa saja dan pada wanita prevalensinya lebih tinggi, terutama orang dewasa dengan aktivitas tertentu. Mengenali varises sejak dini penting agar penanganan dapat dilakukan secara tepat dan penanganan dini mempunyai hasil yang lebih baik.
Apa Itu Varises?
Varises terjadi akibat gangguan pada katup pembuluh darah vena. Dalam kondisi normal, katup vena membantu menjaga aliran darah agar tetap mengalir kembali ke arah jantung. Ketika katup tersebut melemah atau rusak, darah dapat mengalir kembali ke bawah dan menumpuk, sehingga pembuluh darah menjadi melebar dan terlihat menonjol, disertai peningkatan tekanannya yang akan menimbulkan gejala.
Gejala Varises
Gejala varises dapat berbeda pada setiap orang. Pada tahap awal, varises mungkin tidak menimbulkan keluhan. Terbagi menjadi dua yaitu gejala dan tanda
Gejala:
- Rasa pegal, berat, atau nyeri pada kaki
- Kram kaki, terutama pada malam hari
- Rasa tidak nyaman setelah berdiri lama
Tanda:
- Pembuluh darah tampak menonjol dan berkelok
- Pembengkakan, terutama di area pergelangan kaki
- Perubahan warna kulit hingga luka yang sulit sembuh.
Penyebab dan Faktor Risiko Varises
Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko terjadinya varises, antara lain:
- Berdiri atau duduk terlalu lama
- Pertambahan usia
- Riwayat varises dalam keluarga / faktor keturunan
- Kehamilan
- Kelebihan berat badan
- Kurang aktivitas fisik
Pengobatan Varises
Pengobatan varises disesuaikan dengan tingkat keparahan dan keluhan yang dialami. Pilihan pengobatan yang dapat dilakukan antara lain:
1. Perubahan Gaya Hidup
Pada varises ringan, dokter biasanya menyarankan beberapa langkah sederhana seperti:
- Menghindari berdiri atau duduk terlalu lama
- Mengangkat kaki saat beristirahat
- Rutin berolahraga ringan
- Menjaga berat badan ideal
2. Penggunaan Stoking Kompresi
Stoking kompresi membantu meningkatkan aliran darah dari kaki ke jantung dan dapat mengurangi keluhan seperti pegal dan bengkak.
3. Tindakan Medis
Jika keluhan tidak membaik dengan pengobatan konservatif, dokter dapat merekomendasikan tindakan medis sesuai kondisi pasien. Pemilihan tindakan dilakukan setelah pemeriksaan menyeluruh. Saat ini sudah ditemukan terapi minimal invasive dengan cara laser, radiofrequency, microwave atau glue.
Varises bukan hanya masalah penampilan, tetapi juga dapat memengaruhi kenyamanan dan kualitas hidup. Dengan memahami penyebab, gejala, serta pilihan pengobatan yang tepat, varises dapat ditangani lebih dini dan efektif dengan hasil yang lebih baik. Konsultasi dengan dokter menjadi langkah penting untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
FAQ
Apakah varises berbahaya?
Tidak semua varises berbahaya. Pada tahap ringan, varises mungkin hanya menimbulkan keluhan ringan atau masalah penampilan. Namun, jika tidak ditangani, varises dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan, perubahan warna kulit, hingga luka yang sulit sembuh yang mengganggu kualitas hidup.
Apa penyebab utama varises?
Varises terjadi akibat katup pembuluh darah vena yang tidak berfungsi dengan baik. Beberapa faktor yang meningkatkan risiko varises antara lain berdiri atau duduk terlalu lama, usia bertambah, kehamilan, kelebihan berat badan, dan faktor keturunan.
Siapa saja yang berisiko mengalami varises?
Varises dapat dialami oleh siapa saja, namun lebih sering terjadi pada orang dewasa, wanita, ibu hamil, orang dengan aktivitas berdiri lama, serta mereka yang memiliki riwayat varises dalam keluarga.
Hubungi Kami
Untuk informasi & buat janji temu Dokter
Dr. dr. Raden Suhartono, Sp.B, SubSp.BVE (K)
Bedah Vaskuler dan Endovaskular Lihat jadwal| Loading data... |
|---|


