Stroke, Apa Itu dan Apa Saja Penyebabnya? Cek Yuk!

09 Desember 2024

WHO (World Health Organization) mencatat stroke masuk ke dalam penyakit penyebab kematian nomor tiga teratas di dunia. Tercatat, setiap tahunnya 15 juta orang meninggal karena terkena stroke. Sedangkan, 5 juta orang mengalami disabilitas akibat stroke sehingga berdampak pada komunitas maupun keluarga. 

Melansir dari Medical News Today, tahun 2050 mendatang, orang yang meninggal karena penyakit stroke mengalami peningkatan menjadi 50% di dunia. Dengan total orang meninggal dunia sebanyak 10 juta orang setiap tahunnya. Yuk, cari tahu selengkapnya tentang stroke dan penyebabnya di sini! 

Pengertian Stroke

Stroke merupakan suatu kondisi yang terjadi di bagian otak akibat terganggunya pasokan darah ke otak sehingga menyebabkan pembuluh darah pecah (stroke hemoragik) dan mengalami penyempitan (stroke iskemik). Akibatnya bagian dalam otak tidak mendapatkan nutrisi dan suplai oksigen yang cukup sehingga menyebabkan kematian sel otak. 

Tidak cuma satu, stroke ternyata terdiri dari dua jenis (berdasarkan penyebab yang memicunya), di antaranya: 

Stroke Hemoragik

Terjadinya pendarahan di bagian otak akibat dari pecahnya pembuluh darah. Kondisi ini umumnya dipicu oleh beberapa hal, seperti sedang menjalani pengobatan pengencer darah, melemahnya dinding pembuluh darah, dan hipertensi yang tidak terkendali. Stroke jenis ini terbagi jadi dua bagian, yaitu subarachnoid dan intraserebral

Stroke Iskemik

Berbeda dengan sebelumnya, stroke jenis ini terjadi karena adanya penyempitan di bagian pembuluh darah yang membawa oksigen dan darah ke otak. Akibatnya aliran darah yang disuplai ke bagian otak menjadi berkurang atau yang juga dikenal dengan iskemia. Jenis ini juga terbagi jadi dua, yakni stroke embolik dan stroke trombotik. 

Gejala Stroke

Adapun beberapa gejala yang ditimbulkan ketika mengalami stroke adalah sebagai berikut: 

  • Kesulitan dalam berbicara dan pengucapannya tidak terlalu jelas meskipun penderitanya sadar.
  • Tidak mampu mengangkat salah satu lengan, baik kiri maupun kanan karena mati rasa atau lemas.
  • Tungkai di bagian yang sama dengan lengan juga melemah. Jadi, penderitanya kesusahan untuk berjalan.
  • Kesulitan tersenyum karena mata dan mulut terkulai dan salah satu bagian dari wajah terlihat turun. 

Penyebab Stroke

Apa saja yang dapat menyebabkan sakit stroke? Berikut merupakan beberapa di antaranya:

Hipertensi

Sakit stroke paling umum terjadi karena hipertensi (tekanan darah tinggi). Hipertensi merupakan salah satu kondisi yang sering dialami karena terjadi peningkatan di bagian arteri melebihi batas normal. Seseorang dikatakan mengalami hipertensi apabila tekanan darahnya melebihi 90 mmHg dan 140 mmHg. Gejalanya? Mengalami kelelahan, aritmia, nyeri di bagian dada, sesak napas, penglihatan bermasalah, vertigo, dan sakit kepala belakang. 

Penyakit jantung

Salah satu pemicu sakit stroke adalah karena penyakit jantung. Seperti diketahui, penyakit jantung merupakan suatu kondisi yang menyebabkan peredaran darah dan oksigen mengalami gangguan. Di mana, gangguan ini mengakibatkan suplai darah ke bagian otak terhambat. Karena suplai darah yang terhambat, makanya dapat memicu dan meningkatkan sakit stroke

Obesitas

Obesity and Stroke Fact Sheet dari Obesity Coalition mengungkapkan bahwa peluang seseorang terkena sakit stroke akan meningkat kalau Sahabat Premier juga mengalami kelebihan berat badan. Tidak peduli, apakah Sahabat Premier wanita maupun pria. Bahkan, kondisinya dapat menyebabkan hipertensi, yang mana kondisinya juga jadi salah satu pemicu sakit stroke

Genetik

Faktor genetik atau keturunan juga dapat meningkatkan risiko sakit stroke. Apabila ada anggota keluarga Sahabat Premier yang menderita sakit stroke, maka risiko terkena penyakit stroke juga dapat meningkat. Makanya, sangat penting sekali untuk melakukan pemeriksaan secara rutin guna mengetahui apakah ada gejala sakit stroke yang dialami. 

Pencegahan & Penanganan Stroke

Untuk mencegah supaya tidak menderita sakit stroke, maka Sahabat Premier bisa melakukan beberapa hal, seperti:

  • Tidak merokok
  • Jaga berat badan ideal
  • Rutin olahraga setiap hari
  • Jaga tekanan darah tetap normal
  • Tidak konsumsi minuman beralkohol
  • Rutin melakukan pemeriksaan seperti hipertensi, diabetes, dan sebagainya

Penanganan sakit stroke bisa dilakukan dengan melihat jenis stroke yang dialami. Biasanya, tindakan yang dilakukan adalah operasi dan pemberian obat-obatan. Untuk mendukung pemulihan, maka dilakukan terapi psikologis, terapi okupasi, fisioterapi, dan sebagainya. 

Atau, bisa juga melakukan pengobatan dengan berkunjung ke RS Premier Jatinegara dan langsung menuju ke bagian Premier Jatinegara Neuro & Neurosurgery.

Hubungi Kami

Untuk informasi dan buat janji temu dokter

Tags